Sekarang ini dengan banyaknya perushaan-perusahaan yang mulai melakukan transformasi disegala lini, maka hal yang paling penting adalah bagaimana me-manage semua portfolio transformasi agar lebih transparan dan mudah untuk “dilihat” oleh seluruh bagian di perusahaan tersebut.

Kali ini, saya akan mencoba untuk menulis bagaiman sebuah perusahaan bisa me-manage portfolio nya menggunakan Kanban secara sederhana agar mudah untuk dipahami dan divisualisasikan

Tentukan Goal perusahaan yang ingin dicapai dengan OKR

Tidak bosan-bosannya saya mengedepankan hal ini. Selalu dimulai dengan objektif yang ingin kita raih dalam bentuk OKR. OKR bisa disebut juga GPS kita dalam meraih sebuah goal. Bayangkan apabila kita ingin menuju suatu…


Sekarang ini banyak sekali perusahaan atau organisasi yang sedang menjalankan transformasi. Ada yang menyebutnya digital transformation atau agile transformation. Apapun sebutannya, transformasi ini dilakukan untuk menjawab tantangan yang berat dalam tahun-tahun kedepan terutama kompetisi bisnis yang semakin ketat. Ketika kita bicara transformasi, terutama didalam kerangka agile, biasanya dimulai dengan pertanyaan : framework apa yang akan kita gunakan ?
Framework dalam agile ada sangat banyak dan terus berkembang. Berbagai macam agile framework ini lahir sebenarnya untuk mengisi ruang terhadap framework sebelumnya yang kurang bisa menjawab tantangan bisnis sekarang ini, terutama apabila kita bicara ‘rapid innovation’. Kehadiran scrum, safe, kanban, less …


Pertanyaan yang sering saya dapatkan ketika sedang coaching atau memberikan training adalah “Mas, memangnya Daily Scrum itu perlu ya ? Gunanya untuk apa sih mas setiap hari meeting ? 15 menit gak pernah cukup mas”.

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini akhirnya men-trigger saya untuk bikin artikel sederhana ini untuk membahas sedikit kenapa sih kita perlu melakukan Daily Scrum.

Sebelumnya, saya ingin mengutip dari Scrum Guide tentang definisi Daily Scrum :

“The Daily Scrum is a 15-minute time-boxed event for the Development Team. The Daily Scrum is held every day of the Sprint. At it, the Development Team plans work for the next…


Retrospective menjadi satu bagian yang terintegrasi di dalam Scrum dan tidak boleh untuk dilewatkan. Disini adalah kesempatan bagi Scrum Team untuk menginspeksi dirinya sendiri, beradaptasi dan membuat perencanaan peningkatan(improvement planning) yang akan dilakukan di sprint berikutnya.

Hasil yang diharapkan dalam Retrospective adalah, Scrum Team akan terus belajar, meningkatkan dirinya dan berevolusi untuk menjadi lebih baik , lebih ‘jago’, lebih dewasa, sehingga pada akhirnya menjadi High Performance Team.

Tetapi tidak jarang juga Retrospective ini gagal. Gagal baik saat pelaksanaan maupun hasilnya. Akibatnya team tidak akan mendapatkan keuntungan dari event ini dan bisa berdampak terhadap kelanjutan untuk sprint-sprint berikutnya.

Berikut adalah beberapa…

Angga Pratama

empiricism, collaborator, facilitator

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store